• RSS

Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan disanalah harga kreativitas ditimbang-timbang ~ SENO GUMIRA AJIDARMA

  • Journey

    Cerita perjalanan yang tak melulu soal "have fun" tapi juga tentang petualangan di hiruk pikuknya Ibu Kota... Let's ENJOY JAKARTA!

  • Hoby

    Mengurai ketegangan urat saraf, membuang jauh jenuh dan bosan, berdamai dengan realita, yuks... mencoba dan melakukan "sesuatu"

  • Share

    Tulislah... setidaknya agar anak cucumu tau kalau kamu juga punya masa lalu, karena menulis itu membuat kita hidup 1000 tahun...

  • Kita mengukir sejarah masing-masing, canda tawa ketika senang dan gembira. Ada juga tangisan lirih saat kecewa dan jatuh.
    Tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Ini adalah sekolah kehidupan yang tak ada teori pastinya. Terus belajar untuk hidup dan hidup untuk belajar, selama nafas masih berhembus dan jantung masih berdetak.
    Kadang terpikir agar Tuhan memutar waktu. Ingin mengubah yang buruk menjadi lebih baik seperti yang diinginkan. Lalu bagaimana kalau hasilnya belum juga seperti yang kita mau? Protes? Marah? Merasa ini tidak adil? Itu namanya pecundang. Kenapa tidak dari awal saja berusaha yang terbaik?

    Kita perlu kecewa, karena kecewa itu menguatkan dan mendewasakan.
    Tetap tegak berjalan, melanjutkan mimpi-mimpi lain di depan sana adalah pilihan.
    Bukankah kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi besok? Hujan badai, angin topan, gempa bumi, banjir bandang bisa saja menghancurkan rencana yang sudah sangat rapi dibuat.

    Lalu darimana kita bisa berkata ikhlas kalau tidak bisa menerima takdirnya. Bagaimana kita bisa berkata sabar kalo tidak bisa melewati ujiannya. Sesungguhnya ikhlas dan sabar bukan sesuatu yang mudah untuk diucapkan namun untuk direnungkan.

    Who cares how painful for you, everyone wants you to do it.
    Paksaan peran mampu mengubah tangis jadi senyum atau sakit jadi bugar. Uang memang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang.
    Mengharuskan kita bekerja untuk hidup atau bahkan hidup untuk bekerja.

    "Do what you love and love what you do" hampir tidak mampu diterapkan ketika tuntutan hidup adalah prioritas.

    Pada saatnya nanti, kembali akan dipertanyakan dimana letak keihklasanmu dan seberapa besar kesabaranmu. Sekali lagi bukan untuk dijawab tapi tolong direnungkan.

    No pain no gain.

    Perjuangan panjang tanpa henti, ikhtiar tulus dan rangkaian doa... tetap ditentukan oleh kuasa-Nya. Apa yang terjadi hari ini adalah sejarah yang akan kita kenang besok. Tak perlu meminta-Nya memutar waktu, cukup bangkit dari keterpurukan setiap kamu jatuh.
    Sakit hati yang didapat dari kekecewaan akan membuat perjuanganmu penuh warna. Seperti perubahan ulat menjadi kepompong, maka seperti itulah indahnya berproses.
    Setiap tetesan air mata tak akan jatuh sia-sia. Mereka melapangkan hati dan mengangkat beban yang dirasa. Menenangkan dan menguatkan jiwa.

    Perjalanan mungkin masih panjang, masih banyak yang akan ditulis, masih banyak yang akan diceritakan.

    *notes from and for me. ditulis pas lagi bener, dibaca pas lagi error ^_^

    0 comments:

    Post a Comment