• RSS

Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan disanalah harga kreativitas ditimbang-timbang ~ SENO GUMIRA AJIDARMA

  • Journey

    Cerita perjalanan yang tak melulu soal "have fun" tapi juga tentang petualangan di hiruk pikuknya Ibu Kota... Let's ENJOY JAKARTA!

  • Hoby

    Mengurai ketegangan urat saraf, membuang jauh jenuh dan bosan, berdamai dengan realita, yuks... mencoba dan melakukan "sesuatu"

  • Share

    Tulislah... setidaknya agar anak cucumu tau kalau kamu juga punya masa lalu, karena menulis itu membuat kita hidup 1000 tahun...


  • Jika bisa... aku ingin menyimpan rintik-rintiknya di saku celana, dan akan aku keluarkan untuk membasahi kepalaku di kemarau panjang nanti.

    Jika bisa... aku ingin menyimpan udara dinginnya di dalam selimut, dan akan aku gunakan nanti saat malam panas mencekam.

    Jika bisa... aku ingin menyimpan angin lembabnya di laci meja, dan akan aku keluarkan saat peluh membasahi sekujur tubuh.

    Jika bisa... aku ingin menyimpan suara gemuruh yang memekakkan telinga dalam botol minuman, dan akan aku keluarkan ketika sepi melanda meski dikeramaian.

    Jika bisa... aku ingin menyimpan langit mendung dalam box kardus, dan akan aku keluarkan untuk menghalangi terik mentari yang menyengat.

    Jika bisa... aku ingin menyimpan riuh air berjatuhan dalam kantong plastik hitam, dan akan aku keluarkan ketika malam berubah jadi hening dan sunyi.

    ----

    Aku mungkin agak egois karena aku menyukai hujan dan aku tidak ingin hujan segera berlalu. Tapi aku sadar diawal maret ini intensitasnya banyak berkurang. Curah hujan tahun ini memang sangat besar, dan jujur aku senang upaya BMKG "memeras awan" di luar JKT tidak sepenuhnya menghilangkan hujan dari JKT. Alloh pastinya berkata lain, ketika ia berkata jadi maka jadilah. Seberapa kuat upaya manusia jika Ia tidak meridhoi maka sia-sia saja.

    Hujan bagiku hangat bukan dingin. Saling menunggu anggota keluarga dan mengkhawatirkan satu sama lain. Berada dirumah merupakan kenyamanan dan ketenangan. Tidak ada paksaan untuk tidak pergi, melainkan pilihan untuk tetap tinggal.

    Hujan sama sekali tidak menyusahkan melainkan menyenangkan. Minuman hangat dan makanan ringan yang disajikan menemani obrolan santai sepulang kerja. Dan tak memperhatikan notif-notif gadget dengan aneka bunyi. Karena menghangatkan badan yang kuyub karena derasnya hujan menjadi utama.

    Dan bukankah ketika hujan doa2 kita akan diijabah? ^_^

    Dear hujan,
    Pergilah sejenak..
    Acuhkan saja mereka yang membencimu..
    Jangan hiraukan caci makinya..
    Aku akan menunggumu kembali di musim berikutnya..
    Jika nanti kau datang lagi jangan lupa ajak pelangi, karena aku rindu padanya..

    Please don't be late..

    0 comments:

    Post a Comment