• RSS

Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan disanalah harga kreativitas ditimbang-timbang ~ SENO GUMIRA AJIDARMA

  • Journey

    Cerita perjalanan yang tak melulu soal "have fun" tapi juga tentang petualangan di hiruk pikuknya Ibu Kota... Let's ENJOY JAKARTA!

  • Hoby

    Mengurai ketegangan urat saraf, membuang jauh jenuh dan bosan, berdamai dengan realita, yuks... mencoba dan melakukan "sesuatu"

  • Share

    Tulislah... setidaknya agar anak cucumu tau kalau kamu juga punya masa lalu, karena menulis itu membuat kita hidup 1000 tahun...

  • Hai all..
    Masih mau baca lanjutan flash back jaman skull ga? Masih ada utang satu postingan nih. Oke sekarang gw akan meneruskan "postingan berlanjut" mengenai flash back jaman sekolah.. Kali ini pasti flash back ke jaman kita masih duduk dibangku SMA. Banyak yang bilang masa SMA itu adalah masa-masa yang paling indah, paling seru dan paling berkesan.. hmmmm iya ga yaa?? bagaimana menurut kalian??

    Jaman SMA ini banyak aspek yang menarik untuk diceritakan tapi gw mau menceritakan satu aspek aja yang menurut gw cukup berkesan, yaitu tentang sistem yang berjalan di SMA gw.


    Gw sekolah di SMA Negeri wilayah bulak bagian timur, beberapa orang pasti tau dimana tuh.. Kalo ga tau dan mau tau coba aja cari di google map, mudah-mudahan ada di peta ^_^ walaupun bukan sekolah khusus keagamaan tapi nilai-nilai Islam-nya kental banget. Walaupun KepSek-nya bukan beragama Islam juga, tapi beliau sangat mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh ROHIS SMA kami.

    Jam masuk-nya seharusnya jam 7 pagi, tapi kita diwajibkan untuk dateng 10 menit lebih awal karena 10 menit itu digunakan untuk tadarusan dulu. Disini susahnya karena banyak yang pada sibuk nyontek PR dibanding baca Qur'an, ck ck ck. Setiap harinya ketua kelas kita teriak-teriak "woiiiii tadarusan woiiii.."

    Setiap hari jum'at sepulang sekolah ada FCI (forum cakrawala islam), kalo bukan karena absen-nya dilaporin ke guru agama, pasti banyak yang ga dateng.. hehehe bandel-bandel aja yah..

    Tiga hari diawal Ramadhan ada pesantren kilat yang acaranya dibuat sedemikian seru-nya jadi ga ngebete-in. Dan ajaib-nya setelah dari pesantren kilat ini banyak cewe yang langsung ber-hijab lohh, mungkin karena muhasabah-nya yang dalemm.. atau faktor-faktor lainnya.. Gw ceritain sedikit soal muhasabah-nya gimana, jadi pas tengah malem semua peserta dibangunin dan dikumpulin di lapangan sekolah dengan mata ditutup kain. Lalu ada suara seseorang melalui microphone yang memandu kami untuk duduk berbaris sesuai kelompoknya, sambil menuntun kami berdzikir "Astagfirulloh hal adzim". Ikatan kain yang menutupi mata kami pun dibuka. Suasana hening, hening sekali... sampai hembusan angin yang menggoyangkan daun-daun dapat kami dengar jelas. Tiba-tiba ada sekelompok orang beriringan berjalan mengelilingi barisan demi barisan sambil memanggul keranda mayat dan berulangkali mengucapkan kalimat "La ilaha illallah.. La ilaha illallah..", berputar -putar terus sampai semua barisan dilaluinya. Wangi khas melati sangat pekat tercium dan membuat sekujur tubuh kami merinding. Lalu keranda mayat itu diletakkan di hadapan kami semua. Setelah itu ada aksi teatrikal bagaimana mayat dikuburkan. Dan paling mengerikannya seolah-olah ada siksa kubur yang didapatkan oleh si mayat itu karena dosa-dosa-nya. Sambil dipandu suara yang kami hapal betul adalah suara guru agama kami. Semua peserta bisa menangis terisak-isak mengenang baik buruknya apa yang telah kami lakukan selama ini. Teater kubur tengah malam, ngeri sekaligus sukses membuat kami diam dan merenung. Saat itu juga semua saling berpelukan, berjabat tangan dan minta maaf satu sama lain.

    Dan masih banyak kegiatan rohis lainnya yang bukan hanya untuk anak rohis tapi diperuntukkan ke semua siswa dari kelas 1 sampai 3 seperti perayaan setiap hari besar keagamaan islam, tafakur alam, nonton AA Gym di monas dll. Acara rohis bisa dibilang lebih banyak daripada acara OSIS. Beda sekolah pasti beda cara menerapkan kegiatan-kegiatan positif buat siswa-siswinya tapi gw rasa dengan pendalaman agama seperti ini berhasil untuk mengontrol emosi siswa-siswi untuk tidak tawuran antar sekolah, untuk tidak melakukan kekerasan antar teman yang sekarang terkenal dengan istilah bully, melatih kebersamaan siswa, dan dampak positif lainnya.

    Ini ceritaku, mana ceritamu..

    2 comments:

    1. sma itu... banyak pengalaman baru terdapat disana... :)

      ReplyDelete
    2. Thanks ya shafira dah mau nyasar ke sini..

      ReplyDelete