• RSS

Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan disanalah harga kreativitas ditimbang-timbang ~ SENO GUMIRA AJIDARMA

  • Journey

    Cerita perjalanan yang tak melulu soal "have fun" tapi juga tentang petualangan di hiruk pikuknya Ibu Kota... Let's ENJOY JAKARTA!

  • Hoby

    Mengurai ketegangan urat saraf, membuang jauh jenuh dan bosan, berdamai dengan realita, yuks... mencoba dan melakukan "sesuatu"

  • Share

    Tulislah... setidaknya agar anak cucumu tau kalau kamu juga punya masa lalu, karena menulis itu membuat kita hidup 1000 tahun...

  • Sebelum melanjutkan kecerita jaman SMA gw mau nulis tentang ini dulu ya sob.. Kali ini judul-nya PATEN, tau kan paten? sering denger dong ikan yang mirip-mirip lele gitu trus punya kumis juga.. itu namanya ikan paten.. *hmmmm bukan yah kayanya.. Oke-oke jadi sebenernya paten itu kalo tanaman padi udah menguning abis itu padi siap dipaten deh.. *ampuuunn maap-maap.. SERIUS deh sekarang..

    PATEN yang gw maksud disini berhubungan dengan karya cipta seseorang lebih detailnya udah gw contekin dari om wikipedia begini katanya :

    Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 1)

    Sementara itu, arti Invensi dan Inventor (yang terdapat dalam pengertian di atas, juga menurut undang-undang tersebut, adalah):

    - Invensi adalah ide Inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 2)
    - Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan Invensi. (UU 14 tahun 2001, ps. 1, ay. 3)

    Masalah paten ini sering menjadi masalah hukum yang ujung-ujungnya disengketakan. Gw sih ga ngerti-ngerti amat soal paten cuma mau sedikit berkomentar aja dengan mengerahkan segenap ke-sotoy-an yang ada. Dan perlu digaris bawahi postingan ini tidak dapat dijadikan referensi skripsi yaaa ade-ade, jadi kalo kalian nyasar ke tulisan ini pas lagi googling nyari soal paten *upppss anda salah tempat.

    Awal cerita begini.. Sering banget baca berita soal perusahaan si samsul yang dituduh melanggar paten dari perusahaan si apel malang, beberapa paten yang dilanggar diantaranya seperti jenis tulisan, warna dan pastinya soal teknologi yang digunakan oleh apel malang trus ditiru atau diikuti oleh samsul. Pihak yang kalah akan dikenakan denda sejumlah uang kepada pihak pemenang. Nah gampangnya paten ini bisa disimpulkan begini : ide, kreativitas atau hasil karya seseorang baik dibidang teknologi maupun dibidang lain yang telah ditetapkan dan diakui menjadi milik seseorang/instansi yang melaksanakan ide tersebut menjadi sebuah produk. Jadi.. bagi siapa saja yang menggunakan ide yang telah dipatenkan itu akan dikenakan biaya kepada si pemilik paten. Kalo menggunakan atau memakai ide tersebut tanpa ijin maka disebut melanggar paten, dan akan menjadi sengketa tuh.

    Pastinya bisa menemukan dan menciptakan suatu hal baru merupakan kebanggaan tersendiri, yaa dong? apalagi dari hal baru tersebut kita bisa menciptakan produk yang bernilai tinggi. Nah karena itu beberapa orang atau instansi mematenkan temuannya, ada banyak faktor dan alasan untuk membuat paten mungkin begini "ini karya gw loh", "ide gw nih", "gw yang pertama kali nemuin bukan lu" dan alasan lainnya..

    Tapi hari ini gw punya pandangan berbeda mengenai paten. Ada hal penting dari sekedar paten yaitu sharing. Pelajaran berharga ini gw dapet dari bos gw hari ini, katanya ilmu pengetahuan khususnya di bidang teknologi itu slalu berkembang dan perkembangannya sangat cepat.. lalu nanti apa yang dipatenkan akan menjadi usang. Jadi hasil riset atau temuan kita tidak selalu dinilai dari segi "bisnis" dan "uang". Ada saatnya temuan itu harus kita share dan jangan di "keep" sendiri. Berawal dari pemikiran sendiri yang mungkin suatu saat akan "stuck" disitu-situ aja, namun bila temuan itu di-share ke beberapa orang maka nantinya akan lahir temuan-temuan baru yang lebih dasyat dan hebat hasil perkembangan dari temuan awal. Lebih tepatnya wakaf ilmu menurutku. Selain berguna bagi kepentingan duniawi, setidaknya kita juga menabung sesuatu untuk bekal di akhirat kelak.

    Dannnnn gw sangat setuju sekali dengan konsep itu.
    Kita akan bertahan kalo kita terus move on kan?? jadi terus-lah riset dan temukan hal baru..

    0 comments:

    Post a Comment