• RSS

Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana. Cara itulah yang bermacam-macam dan disanalah harga kreativitas ditimbang-timbang ~ SENO GUMIRA AJIDARMA

  • Journey

    Cerita perjalanan yang tak melulu soal "have fun" tapi juga tentang petualangan di hiruk pikuknya Ibu Kota... Let's ENJOY JAKARTA!

  • Hoby

    Mengurai ketegangan urat saraf, membuang jauh jenuh dan bosan, berdamai dengan realita, yuks... mencoba dan melakukan "sesuatu"

  • Share

    Tulislah... setidaknya agar anak cucumu tau kalau kamu juga punya masa lalu, karena menulis itu membuat kita hidup 1000 tahun...

  • Ketika menulis ini posisiku berada dalam kereta menuju ke jogja. Dari pada BT aku keluarin aja laptopku, pasang modem. Untungnya masih dapet sinyal sehingga dimanapun dan kapanpun aku tetep bisa onlen. Hehehe semoga ini bukan kebiasaan yang buruk. Laptop ini sekarang udah seperti teman terdekatku sampai-sampai aku bawa kemana-mana. Suuttt rahasiakan ini dari orang kantor. Karena kalo mereka tau aku bawa laptop bisa-bisa disuruh lanjutin kerjaan yang sengaja aku tinggalin tadi.

    Tapi aku sangat nyaman dengan lingkungan kerjaku yang sekarang. Disini aku punya 2 bos yang sangat baik. Yang pertama adalah GM di divisiku, pengambil keputusan tertinggi bagi tim kami. Yang namanya sering kami bawa-bawa sebagai tameng jika aku atau rekan-rekan setimku kena omelan customer misalnya seperti ini "Baik Pak nanti akan saya sampaikan ke Pak Adji" atau kadang juga seperti ini "Kata Pak Adji, kami butuh waktu lagi untuk memperbaiki software ini.. nanti segera akan kami kabarkan jika telah selesai.." Pernah juga aku dan satu orang rekan kerjaku menemui customer yang ketika itu tingkat sensitifitasnya sedang tinggi-tingginya. Tujuan dari pertemuan itu adalah untuk melakukan stress test. Stress test adalah bentuk pengujian yang digunakan untuk menentukan stabilitass suatu sistem. Tapi alhasil bukannya stress test untuk aplikasinya tapi stress test untuk programmernya. Hahaha kami tertahan disana beberapa jam bahkan sampai malam. Dan akhirnya baru bisa pulang karena Pak Adji yang langsung bicara ke customer dan beliau meminta tambahan waktu dilain hari untuk melakukan stress test. Huuuffttt proses pemulangan yang begitu rumit, 11 12-lah sama pemulangan TKW. Bos yang sangat bijaksana, cerdas dan juga tegas ini selalu menganggap kami yang notabene adalah karyawan-karyawannya sudah seperti anak-anaknya. Bos terhebat dan sangat luar biasa yang pernah aku punya.

    Bos kedua aku adalah Pak Wiem, beliau adalah Manager divisiku. Bos yang paling sering kami cengin, maaf Pak just kidding looh. Suasana jadi rame kalo udah mulai ceng-cengan, seperti tidak ada jarak antara kami yang berstatus karyawan dengannya yang manager. Beliau orang yang perfeksionis menurutku, sangat bersemangat, suka belajar hal yang baru, suka tantangan dan bukan tipe orang yang suka mengikuti tren. Handphone yang paling dibanggakan menjadi salah satu bahan cengan kami. Disaat semua orang asik dengan BlackBerry atau Androidnya, beliau tetap teguh pendirian, tabah penemuan dan setia sampai mati dengan handphonenya. Itu dia yang tadi aku bilang "bukan tipe orang yang suka mengikuti tren", tapi jangan salah kalo ditanya teknologi yang berkaitan dengan BlackBerry atau Android beliau tau banyak bahkan lebih tau dari penggunanya. Dan beliau paling giat untuk mengoprek sesuatu yang menurutnya menarik, seperti yang sekarang ini lagi jadi tren topik di kantor kami adalah Visual C++. Tugas belajar Visual C++ ini dibagikan ke semua tim, dimana setiap harinya beliau selalu menanyakan perkembangan belajar kami sampai mana. Ketika ditanya sebenernya aku ingin menjawab seperti ini : Slowdown baby, take it easy just let it flow.. Hmmmm tapi aku ga berani, hehehe..

    Suasana kekeluargaan sangat kental sekali disini, mungkin ini yang disebut dengan pendekatan secara kekeluargaan. Sehingga aku sungkan untuk bersikap bandel dan seenaknya sendiri. Aku paham banget sifat buruk aku yang biasa disebut dengan istilah keras kepala, dan mereka disini berhasil meredam kekeraskepalaanku. Yang biasanya sebulan mesti absen 3-4 hari, sekarang sudah tidak lagi. Yang biasanya baru dateng ke kantor jam 10, sekarang tidak lagi. Mungkin benar kata orang keras kepala tidak bisa dihadapi dengan keras kepala. Yes they are my boss, yang selalu menyalurkan energi-energi positifnya kepadaku.. Terimakasih ya Allah telah mempertemukan aku dengan orang-orang yang luar biasa seperti mereka..

    0 comments:

    Post a Comment